Masih pukul setengah tujuh pagi, dan seorang teman gue udah nangis di depan gue. Dia lagi curhat tentang suatu hal hal yang bikin gue sempet gak percaya.
Masalah keluarga.
Orang tuanya mau cerai.

Masalah keluarga emang kadang susah buat kita hadapin sendirian. Disaat kita punya masalah, kita pasti akan selalu balik ke keluarga. Tapi ketika masalah datangnya dari keluarga, kita mau lari kemana?

Kadang suka bingung sama orang tua yg dengan mudahnya memutuskan suatu hal. Kenapa sih mereka? Mereka udah bersama bukan cuma sehari, dua hari. Waktu mereka mau nikah juga otomatis mereka udah siap nerima kelebihan dan kekurangan pasangannya. Belum lagi mereka yang udah punya anak. Hanya karena suatu masalah atau ada seseorang lain datang di salah satu kehidupan mereka, dengan enaknya mereka memutuskan mau pisah?

Yaa gue emang gak bisa asal nge-judge orang gitu aja. Mungkin ada suatu hal yang bikin mereka akhirnya mutusin hal tersebut. Tapi apa mereka gak mikirin anak-anak mereka ya? Gak sedikit temen gue cerita tentang masalah keluarganya… yang ujung-ujungnya orang tua mereka pisah, dan mereka bingung mau ikut siapa.

Waktu temen gue cerita, gue juga bingung mau bilang apa. Kalo gue jadi dia, gue juga bingung harus gimana. Gak banyak yang gue saranin ke temen gue. Intinya, apapun keputusannya gue mau temen gue bersikap dewasa, dan tetep menganggap kedua orang tua itu orang tuanya. Alhamdulillah, ketika gue edit lagi tulisan ini di hari Rabu, dia cerita kalo orang tuanya mutusin buat gak jadi pisah. Walaupun Ibunya masih agak ‘diem’ di rumah. Mungkin butuh waktu juga buat Ibunya kembali bersikap seperti biasa. Semoga keluarganya baik-baik saja ya. 😀

Gue belajar bersikap dewasa dari Ummi. Sering kok gue liat Ummi dan Abah berantem. Tapi gak lama mereka baik lagi. Kadang kalo Ummi lagi ‘diem’ sama Abah, dia cerita ke gue. Dia selalu bilang kalo yang dia inget itu anak-anaknya. Walaupun sikap Abah yang Ummi gak suka gak pernah berubah. Dua hal yang gue belajar dari orang tua gue: cepet selesaikan kalo lagi ada masalah dan bicarain dengan baik-baik.

Sampai hari ini gue bersyukur punya orang tua kayak mereka. Walaupun sering sih gue marah sama beberapa sikap mereka yang menurut gue… pilih kasih #eaaa. Selalu berdoa buat kesehatan mereka. Semoga saya masih diberikan kesempatan untuk membuat mereka tersenyum bahagia dan bangga dengan anaknya. Amin. 🙂

PS: Family is important. There are days you love them, and those you don’t. But, in the end, they’re the people you always come home to.