Beberapa hari yang lalu (22-24/11) Nuansa Unik dan Radikal (Nurani) kembali diadakan. Bertempat di Desa Paccekke, Barru, keluarga baru Kosmik pun telah hadir dan diterima secara resmi oleh para warga.

Waktu memang berlalu begitu cepat. Tahun lalu saya dan teman-temanlah yang berada di posisi mereka. Terlihat malu dan segan saat bertemu dengan kakak-kakak, beberapa malah terlihat menghindari. Belajar untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain hingga saling bekerja sama agar kegiatan pertama kami bisa dilaksanakan. Melihat mereka seperti melihat kami setahun yang lalu. Rasanya begitu hangat. Kami pun selalu tertawa bila mengingat masa-masa itu.

Seketika kami bukan lagi si bungsu di rumah, tapi “kakak”. Iya. Adik pertama kami telah datang. Kewajiban untuk menemani dan membimbing mereka pun mulai memanggil. Kami harus belajar menjadi seorang kakak. Seorang kakak yang tidak berjalan di depan atau di belakang adik kami, tapi di sampingnya. Semangat semuanya, saya tahu kita bisa.

Dan, ah. Selamat datang, Dik. Kami mungkin masih terlihat canggung, tapi jangan pernah segan menyapa dan bercanda dengan kami ya. Berbahagia selalulah di Kosmik. 🙂

JNG_8792